Angka Togel Singapure-Gasak Mauritania, Timnas Buka Peluang

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Timnas senior Indonesia mengawali kiprahnya di Al-Nakbah International Tournament dengan cukup baik. Pada laga perdana babak penyisihan Grup B, Skuad Garuda meraih kemenangan 2-0 atas Mauritania, sekaligus membuka peluang lolos ke semifinal.

Bermain di rumput sintetis Stadion Nablus Municipal, Nablus, Palestina, Kamis (17/5/2012), pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar mengandalkan duet Irfan Bachdim dan Titus ‘Tibo’ Bonai di lini depan. Sementara ban kapten dipercayakan kepada Samsul Arif, pemain milik Persibo Bojonegoro.

Di awal-awal pertandingan, Indonesia banyak menerima tekanan dari para pemain Mauritania yang bermain cepat dan terbuka. Beberapa peluang emas sempat diciptakan skuad Mauritania yang menggantikan Uzbekistan yang mengundurkan diri dari turnamen. Meski demikian, kiper Timnas Wahyu Tri Nugroho masih cukup sigap mengamankan gawangnya.

Indonesia yang tampil cukup efektif sukses membuka keunggulan di menit ke-21. Berawal dari serangan balik cepat, Tibo memberikan umpan terobosan manis kepada Hendra Adi Bayou di sisi kiri pertahanan Mauritania. Dengan sebuah tendangan mendatar, pemain Persija IPL ini sukses membobol gawang Mauritania. 1-0 untuk Timnas Indonesia.

Ketinggalan, Mauritania coba merespon. Lewat sebuah tendangan bebas, Sidi Mohamed Youssef menebar ancaman. Sayang, tembakan dari striker andalan Mauritania itu masih tipis di sisi gawang Wahyu.

Di tengah kengototan para pemain Mauritania untuk menyamakan kedudukan, Indonesia justru sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-25. Kembali, lewat serangan balik cepat, Hamdi Ramdhan mengirim umpan silang mendatar ke muka gawang. Nahas bagi Mauritania, bek Yakoub Fall yang coba memotong bola justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Indonesia kian berada di atas angin dengan 2-0.

Mauritania kian meningkatkan serangan di 15 menit terakhir. Dua peluang berhasil diciptakan para pemain Mauritania. Pertama lewat tendangan bebas dari dalam kotak penalti yang masih bisa dipatahkan barisan belakang Indonesia. Sementara peluang kedua, melalui tendangan kaki kiri striker Yakoub Ba yang dengan cekatan diblok Wahyu. Keunggulan 2-0 Indonesia bertahan hingga jeda babak pertama.

Masuk interval kedua, Mauritania kembali mengambil inisiatif serangan. Kemenangan memang menjadi harga mati bagi tim asal Benua Afrika ini jika ingin membuka peluang lolos ke semifinal. Pasalnya, pada laga pertama mereka kalah dari Kurdistan (Irak) 1-3, sehingga jika kembali kalah di laga ini, maka Mauritania dipastikan tersingkir.

Dua peluang emas langsung didapat anak-anak asuh Patrice Neveu di 10 menit babak kedua. Sayang, upaya dari para pemain Mauritania sejauh ini masih mampu digagalkan Wahyu.

Skuad Garuda juga masih berusaha mencetak gol tambahan demi mengamankan puncak klasemen. Pada menit ke-66, Muhammad Nur Iskandar yang masuk menggantikan Samsul Arif, menciptakan peluang dengan mengirim umpan silang ke muka gawang. Sayang, Irfan Bachdim (sekarang menjadi kapten tim) gagal memaksimalkan peluang tersebut.

Mauritania mendapat kesempatan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68. Pelanggaran pemain belakang Indonesia yang menjatuhkan Ahmed Sidibé di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih. Namun, kiper Wahyu Tri Nugroho melakukan aksi heroik dengan memblok eksekusi 12 pas, Taghiyoullah Denna.

Gempuran dari para pemain Mauritania kian deras memasuki 10 menit akhir pertandingan. Pada menit ke-80, striker Boubacar Jiddou melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, dan memaksa Wahyu kembali bekerja keras memblok bola. Bola rebound coba dimaksimalkan Yacoub Ba, namun sepakannya hanya melintas di atas mistar.

Indonesia berpeluang memperbesar keunggulan di menit ke-83, sayang umpan tendangan penjuru Hendra Bayou yang disundul pemain Indoensia di kotak terlarang, masih belum mampu membobol gawang Mauritania. Di sisa waktu, Indonesia terus menerima tekanan, namun beruntung keunggulan 2-0 tetap terjaga hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Dengan kemenangan ini, Indonesia sukses menempel ketat Kurdistan di puncak klasemen dengan raihan poin 3, sementara Mauritania dipastikan tersingkir. Untuk lolos ke semifinal, Indonesia harus meraih kemenangan melawan Kurdistan di laga terakhir penyisihan grup, Sabtu (19/5/2012).