Prediksi Togel Singapura 2d-Ljajic: Saya Tak Bisa Maafkan Rossi!

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Adem Ljajic mengaku masih syok dengan insiden pemukulan yang dilakukan mantan pelatihnya Delio Rossi. Gelandang Fiorentina ini masih tak mengerti apa kesalahannya hingga jadi bulan-bulanan sang pelatih.

Ljajic diketahui sempat jadi korban pemukulan sang pelatih saat ditarik keluar dalam laga Fiorentina kontra Novara, 2 Mei lalu. Dalam insiden tersebut, Ljajic dikabarkan melontarkan umpatan kepada Rossi saat menuju bench pemain, sehingga membuat sang pelatih berang hilang lepas kontrol.

Namun, dalam pernyataannya baru-baru ini, gelandang asal Serbia ini menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengumpat atau menghina Rossi yang kini telah dipecat Fiorentina. Ljajic menyatakan, dirinya hanya mengungkapkan kekecewaannya karena ditarik keluar pada menit ke-32, plus tim dalam posisi tertinggal 0-2.

“Saya tidak menghina pelatih (Rossi),” tutur gelandang 20 tahun kepada Corriere della Sera, Kamis (10/5/2012).

“Jika gambar di TV menunjukkan saya melakukannya, maka saya akan mundur dari sepakbola. Rossi menyerang saya lebih dari satu kali sambil mengatakan ‘Kamu Kotoran, saya akan membunuhmu’,” cerita Ljajic.

Setelah kejadian tersebut, Rossi memang langsung meminta maaf kepada klub, fans dan juga Ljajic. Mantan pelatih Lazio ini mengaku lepas kontrol karena dihina oleh Ljajic. Mendengar hal ini, Ljajic tambah kecewa dengan sang pelatih yang dinilainya berbohong.

“Saya tidak bisa memaafkannya. Dia mencoba menyerang saya saat saya tidak siap dan tidak bisa mempertahankan diri. Saya punya saudara sepupu berusia 10 tahun di Serbia dan dia selalu melihat (dari TV) ketika saya bermain. Dan insiden tersebut membuatnya syok,” imbuhnya.

“Saya keluar lapangan dengan hanya bertepuk tangan kepada pelatih dan mengacungkan ibu jari dan mengatakan dalam bahasa Italia, ‘Anda hebat, anda sangat hebat’,” lanjut Ljajic kembali mengonfirmasi kata-kata yang dilontarkannya saat menuju bench pemain.

“Saya akui saya melakukan kesalahan, tapi tidak mengira aka menerima reaksi seperti ini. Saya ingin orang mempelajari rekaman video, hingga mereka bisa membaca gerak mulut saya,” tantangnya.

“Orang-orang mengira, saya menghina Rossi soal kematian ibunya, dan soal putranya yang cacat. Semua itu tidak benar!” pungkasnya.

Setelah kasus pemukulan ini, masa depan Ljajic di Fiorentina kabarnya tengah tercancam. Dia kabarnya bakal bernasib sama seperti Rossi (dipecat). Namun, Ljajic berharap dirinya dipertahankan karena dia merasa tidak bersalah.