Prediksi Togel Singapura Besok-Arema Pesta Gol di Gajayana

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Stadion Gajayana atau kandang Arema FC banjir gol di pertandingan terakhir Grup H AFC Cup, Selasa (8/5) sore. Menjamu Navibank Saigon, tuan rumah memenangi pertandingan dengan skor di luar dugaan, 6-2. Ini skor terbesar di Grup H sepanjang gelaran AFC Cup 2012.

Skor ini menjaga peluang Arema lolos dari fase grup walau masih menunggu hasil pertandingan Kelantan FA kontra Ayeyawady United. Arema membutuhkan bantuan Kelantan FA karena hasil pertandingan di Malaysia itu yang bakal meentukan lolos-tidaknya Singo Edan ke babak selanjutnya.

Arema hanya akan lolos jika Ayeyawady kalah di kandang Kelantan FA. Jika Ayeyawady menang atau seri, maka perjalanan Arema di AFC Cup dipastikan bakal terhenti. Baik Arema, Ayeyawady United maupun Navibank Saigon kini mengoleksi angka sama, yakni tujuh poin.

Kemenangan atas Navibank sementara mencuatkan Arema ke posisi runner up klasemen. Arema menang dengan perbandingan gol lebih baik dibanding Navibank dan secara head to head juga lebih bagus dibanding Ayeyawady setelah kemenangan 3-0 di kandang tim asal Myanmar itu.

Gol-gol Arema FC kemarin mengalir deras melalui kaki Roman Chmelo (8 dan 45),l TA Musafri (34 dan 38), serta Ahmad Amirudin (42 dan 79). Sementara gol pengurang malu tim tamu diciptakan Edison Fonseca (64) dan Nguyen Quang Hai (70). Sebuah pertandingan super seru dari dua tim yang bernafsu memenangi laga.

Pertandingan bisa dikatakan sebagai penampilan terbaik Arema FC sejak ditangani Dejan Antonic. Perpaduan permainan menyerang, organisasi tim, naluri, serta semangat tinggi, terlihat jelas di tim berjuluk Singo Edan. Babak pertama menjadi penentu kemenangan besar tuan rumah sore itu.

Tampil dengan tenang dan berorientasi gol, Arema tak menyia-nyiakan kesempatan serta buruknya pertahanan Navibank. Kembalinya Roman Chmelo bisa dibilang menjadi kekuatan sendiri tim Arema dari lini tengah. Sepak terjangnya bersama Amiruddin membuat Navibank kacau balau.

“Kami memulai pertandingan dengan cukup baik. Kami bermain tenang, membuka peluang dan mencetak gol. Kami benar-benar mampu memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah walau lawan juga bagus. Saya senang target mencetak banyak gol bisa tercapai,” ujar Dejan Antonic.

Walau lolos-tidaknya Arema masih ditentukan hasil antara kelantan FA kontra Ayeyawady, Dejan tak begitu merisaukan. Ia sudah cukup puas dengan penampilan timnya yang tak menyia-nyiakan kesempatan memenangi pertandingan dengan skor besar.

“Penampilan tim harus tetap mendapat apresiasi tersendiri terlepas dari lolos atau tidaknya nanti. Kita tunggu saja hasil di kelantan dan semoga Arema beruntung,” tambah Dejan. Kemenangan ini sekaligus menjadi progres menarik tim Arema yang tak selalu menang di empat pertandingan terakhir.

Tim racikan Dejan Antonic pantas mendapat acungan jempol dengan penampilan seperti itu. Mendominasi penuh jalannya pertandingan serasa semakin lengkap dengan enam gol yang bersarang ke jala lawan. Ini jumlah gol terbesar di level Asia yang pernah diciptakan Arema.

Sulit untuk menentukan penampil terbaik di laga ini. Semua pemain Arema mempunyai peran vital dan menjalankannya dengan baik di posisinya masing-masing. Walau begitu, TA Musafri layak menjadi man of the match dengan dua gol dan dua assist dalam pertandingan itu.

Pemain berposisi gelandang serang yang disulap sebagai striker ini tak hanya mencetak dua gol, namun permainannya menjadi inspirasi bagi timnya. Determinasinya cukup membuat lini belakang lawan kalang kabut, serta kerjasama yang cukup apik dengan Amiruddin di sayap kiri.

Sementara itu, pelatih Navibank Saigon Pham Chong Loc mengaku kecewa dengan permainan timnya yang terlalu mudah kecolongan. Sejatinya Navibang mempunyai peluang lebih besar untuk lolos asalkan tidak sampai kalah dengan jumlah gol besar. Nyatanya enam gol ditelan tim wakil Vietnam ini.

“Gol cepat Arema membuat kami kehilangan konsentrasi. Saya jelas kecewa karena sebenarnya Navibank mempunyai peluang lebih besar untuk lolos ke babak selanjutnya. Tapi saya akui Arema bermain luar biasa dan kami kesulitan untuk membendung mereka,” kata Pham Chong Lo