Togel Singapura Kamis-Antisipasi Kebangkitan Lawan

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Memiliki keuntungan sebagai tuan rumah tak lantas membuat Persema Malang super percaya diri menghadapi Persijap Jepara, Senin (21/5/2012) di Stadion Gajayana, Malang. Perbedaan posisi di papan klasemen juga belum menjadi jaminan tuan rumah bakal mampu menggapai tiga angka dengan mudah.

Penyebabnya adalah faktor lawan yang bisa saja membalikkan keadaan setelah merekrut mantan pelatih Persibo Sartono Anwar. Ya, pelatih sepuh dan berpengalaman di sepakbola Indonesia tersebut berpotensi membawa Persijap sebagai ancaman serius bagi Persema di pertemuan besok.

Pengalamannya jelas jauh lebih unggul dibanding pelatih Persijap sebelumnya yang jauh lebih muda yakni Agus Yuwono. Perubahan besar inilah yang bakal menjadi kewaspadaan bagi Laskar Ken Arok walau secara teknik lebih unggul dan tetap dijagokan bisa meraup kemenangan.

“Ada dua kemungkinan yang bisa muncul dari Persijap, yakni bangkit menjadi tim lebih baik atau malah tak berkembang karena masih adaptasi dengan pelatih baru. Apa pun yang akan terjadi di tim lawan, yang jelas kami harus tampil sebaik mungkin dan berorientasi pada kemenangan,” kata Manajer Persema Asmuri.

Asmuri mengakui Persema terkejut dengan kekalahan 2-3 kala menjamu Semen Padang di pekan sebelumnya. Sebab selama ini Stadion Gajayana steril dari kekalahan. Tapi Asmuri menolak saat disebut Laskar Ken Arok sedang mengalami krisis mental. Menurutnya kekalahan itu wajar karena lawan memang terlalu perkasa.

Malah kekalahan itu dikatakannya bakal menjadi titik balik bagi Bima Sakti dkk untuk mengembalikan status Gajayana yang tak gampang diruntuhkan tim yang datang ke sana. “Semen Padang saja menang dengan susah payah. Jadi kami akan tetap menjadikan Gajayana sebagai kandang yang angker bagi lawan yang ke sini,” tegas Asmuri.

Yang masih menjadi pertanyaan adalah strategi yang bakal diturunkan Pelatih Persema Slave Radovski. Di beberapa laga terakhir ia meninggalkan skema 4-4-2 dan beralih ke 4-2-3-1 karena hilangnya Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan yang tengah mengikuti agenda tim nasional (Timnas) di Palestina.

Slave memakai strategi iti karena tak mempunyai striker yang bisa menggantikan Irfan Bachdim sebagai tandem Emile Mbamba. Reza Mustofa yang biasa menjadi pelapis Irfan juga terlalu lama berposisi sayap dan kehilangan sentuhannya sebagai seorang striker. Mbamba yang berposisi sebagai striker tunggal pada akhirnya tak maksimal.

“Saya belum merancang bagaimana strategi lawan Persijap. Kemungkinan sama seperti sebelumnya,” ucap Slave singkat.

Jika masih memakai 4-2-3-1, maka Slave butuh pemain berkualitas di posisi gelandang bertahan. Agung Dwijaksono yang sempat diturunkan mendampingi Bima Sakti ternyata bermain buruk kala menghadapi Semen Padang lalu.

Sementara, kubu Persijap sendiri juga masih was-was dengan kedatangan Sartono Anwar. Pergantian pelatih yang dinilai sangat terlambat itu belum membuat publik bola Jepara langsung dinaungi optimisme. Apalagi Sartono kini masih proses pembenahan tim walau dengan skuad sama seperti yang dipakai Agus Yuwono.

“Saya kan baru bekerja. Jadi tahap paling awal adalah memperbaiki kinerja tim di lapangan. Saya melihat masih ada beberapa kelemahan, terutama di lini depan dan pertahanan. Pertandingan melawan Persema nanti sekaligus menjadi tolak ukur sejauh mana perbaikan yang harus saya lakukan,” tutup Sartono.