Togel Singapura Minggu-Darurat Jelang Duel Berat

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Ditundanya pertandingan Persibo Bojonegoro kontra Arema FC membawa konsekuensi yang tak remeh. Walau Persibo memiliki kesempatan istirahat sekitar dua pekan penuh, namun pertandingan yang dijalani saat kembali ke kompetisi nanti bakal super berat, yakni melawat ke kandang Persebaya Surabaya.

Dengan demikian Persibo harus melakoni dua laga away berturut-turut setelah pekan lalu bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. Apalagi di laga tersebut Laskar Angling Dharma kalah 1-0 dan memperpanjang catatan negatif di dua laga Indonesian Premier League (IPL).

Seharusnya Persibo beruntung laga menjamu Arema FC ditunda hingga akhir musim karena gelaran AFC Cup. Dengan begitu tim oranye terlepas dari dua derby Jawa Timur secara berurutan dalam sepekan. Walau demikian, di sisi lain Persibo juga datang ke Surabaya berbekal episode kurang menggembirakan.

“Saya rasa pertandingan tetap sulit walau ada penundaan jadwal lawan Arema. Kami sulit mendapat kemenangan dan itu kurang bagus untuk modal lawan Persebaya nanti. Positifnya, kami bisa lebih mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Surabaya,” jelas Manajer Persibo Nur Yahya.

Pelatih Persibo Paulo Camargo pun tak menyia-nyiakan kesempatan dua pekan untuk mempersiapkan pasukannya sebaik mungkin. Setelah sempat memberikan libur beberapa hari selepas laga kontra Persiraja, Camargo langsung memberikan materi latihan kombinasi fisik dan strategi.

Situasi sulit dialami Persibo setelah ditinggal Nur Iskandar, Jajang Paliama, Sigit Mieko, dan Nur Iskandar ke Palestina. Camargo harus mengenalkan strategi lain yang bisa mengakomodir kondisi pemain yang dimilikinya. Skema 3-4-3 terpaksa diubah menjadi 3-5-2 karena krisis di lini depan.

Kala dikalahkan Persiraja, skema 3-5-2 yang menduetkan Jairon Feliciano dan Wahyu Teguh kurang optimal dalam memberikan tekanan untuk tuan rumah. Camargo memaksakan formasi ini karena striker sayap seperti Bijahil Chalwa dan Syahroni masih terlalu muda yang belum bisa menghadapi tekanan di tiap laga kompetisi.

“Perubahan dilakukan karena tak banyak pemain di depan. Saat menghadapi Persiraja, Bijahil Chalwa terkena akumulasi kertu kuning. Kami belum tahu apakah formasi itu akan tetap dipakai lawan Persebaya nanti. Tapi kalau lini depan masih terbatas, bisa jadi strategi dari pelatih tak berubah,” tambah Nur Yahya.

Situasi darurat yang dihadapi Persibo ini bakal berlangsung hingga penghujung Mei, atau setelah pemain yang dipanggil timnas pulang ke klub. Padahal di sisa bulan Mei ini ada dua pertandingan penting, yakni menantang Persebaya di IPL serta leg kedua Piala Indonesia versus Persema Malang di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro.

Tak heran jika Paulo Camargo benar-benar ingin memaksimalkan dua pertandingan itu di tengah minimnya stok pasukan yang dimiliki. Paling tidak Persibo tak terlalu terpuruk hingga komposisi tim lengkap selepas hajatan timnas yang tak mungkin lagi meminjam pemain.