Syair Togel Singapura-Keuntungan Persebaya

8togel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat – Persebaya Surabaya berhasil mewujudkan misinya menghindari kekalahan saat menantang Kelantan FC di ajang Unity Cup. Di pertandingan menarik yang diwarnai permainan keras dan dua kartu merah, kedua tim bermain imbang 1-1 (0-0).

Hasil ini menjadi keuntungan bagi Persebaya karena hasil imbang tanpa gol sudah cukup pada leg kedua di Gelora 10 November, 28 Desember mendatang. Gol di pertandingan tersebut diciptakan Indra Putra pada menit 68’, yang dibalas via gol Andik Vermansyah menit 84’.

Permainan keras menjurus kasar yang diperagakan kelantan FC membuat wasit harus mengangkat kartu merah untuk Azizi Matt Rose dan Syahrul Azmi. Secara otomatis kedua pemain ini tak bisa bermain di pertandingan kedua nanti dan kekuatan kelantan FC bakal tereduksi.

Persebaya sebenarnya pantas memetik kemenangan melihat mutu permainan yang ditampilkan Andik Vermansyah dkk. Sejak menit pertama, Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengubah skenario bertahan dengan inisiatif menyerang walau memakai pola 4-5-1.

Dua sayap, Andik Vermansyah dan Edy Gunawan, serta striker Andrew Barisic menjadi motor serangan Bajul Ijo. Beberapa kali mereka melakukan teror di pertahanan tuan rumah. Sayang kurang tenanganya penyelesaian akhir membuat hanya satu gol tercipta.

Kendati gagal menang menghadapi sembilan pemainb, Divaldo Alves sudah menyatakan puas dan berharap memetik hasil lebih bagus di Surabaya. “Anak-anak bisa mengontrol dirinya walau lawan bermain keras. Penampilan tim sudah bagus walau seharusnya ada lebih dari satu gol yang bisa tercipta,” ujar Divaldo dihubungi usai laga.

Permainan tuan rumah memang kurang mewakili pertandingan yang sebenarnya berstatus persahabatan. Tackling dari belakang yang dilakukan Azizi Matt Rose sekaligus pemukulan terhadap Amaral, jelas bukan tindakan yang sedap dipandang.

Divaldo pun mengarahkan anak asuhnya agar tidak terpancing permainan keras tuan rumah. Terbukti, sepanjang pertandingan pemain Persebaya cenderung bersabar menghadapi sikap pemain Kelantan FC yang beberapa kali terkesan memancing emosi.

Secara kualitas permainan dan penguasaan bola, Persebaya secara mengejutkan lebih unggul dibanding juara Malaysia Super League (MSL) tersebut. Padahal sebelumnya Divaldo memprediksi tuan rumah akan menyerang total dan bernafsu membuat banyak gol.

Nyatanya malah Persebaya yang memiliki ruang untuk mengancam pertahanan tuan rumah. Dengan hasil imbang ini, Persebaya akan lebih ringan di pertandingan kedua, apalagi sejumlah pemain seperti Rendi Irawan dan Feri Ariawan bisa dimainkan.